Senin, 21 Januari 2013

Hunting bareng KOMFAC, 19 Januari 2013

Sum
Hari ini Sabtu, 19 Januari 2013 janjian bareng KOMFAC (komunitas fotografer amatir cikarang) untuk hunting dengan tema "Nenekkoe memasak + kalau cucunya dateng" dimana lokasi hunting bertempat disalah satu rumah member KOMFAC Om Gardin. Lokasi rumah doi ternyata di daerah setu yah... Ga terlalu jauhlah dari rumah.

Berdasarkan postingan dari Om Irawan di Group FBnya KOMFAC sebelum menuju TKP semua berkumpul di meeting point di depan STTD jam 09.00 - 09.30 WIB. Dan hunting dimulai jam 10.00 - 12.00. Saya pun mengatur rencana pemberangkatan.

Cerita sedikit tentang hoby ku yang satu ini, haby ini salah satu hoby ku selain sepedahan. Sebenernya ini ga hoby-hoby banget, ini hanya sekedar aja. Jadi untuk nambah informasi yah gabung sama komunitas yang ada di sekitar rumah aja.

Aku berangkat dari rumah jam 07.00 sekalian antar aileen ke sekolah. Setelah aileen diantar aku lanjut ke TKP. Setelah menempuh perjalanan yang lumayan karena harus motong jalan dikarenakan masih ada jalan yang tergenang air aku pun tiba di depan STTD Cibitung. Ternyata aku datang kepagian jam di hape menunjukkan 08.15 WIB 45 menit lebih awal dari waktu yang ditentukan Om Irawan.

Setelah beberapa menit menunggu aku dijemput Om David untuk menuju lokasi hunting. Sampai juga aku dirumah Om Gardian yang punya lokasi hunting dan ternyata sudah ada beberapa teman yang sudah datan dan beberapa lama kemudian member yang lain pun datang. Kurang lebih jam 11 siang Om Irawan dateng bersama rombongannya sebanyak 5 orang (om benny, om nurhadi, om gendon dan om ayouk).

Setelah member kumpul, diawali dengan ngobrol sedikit ngalor-ngidul akhirnya semua member mengeluarkan "senjata"nya masing-masing. Aku jadi minder setelah semua member mengeluarkan kameranya. Dari kamera yang ada ternyata hanya punyaku yang dibawah rata-rata.

Untuk konsep pemotretan pertama, lokasi dapur dengan model seorang ibu yang bekerja didapur. Dapur ini sangat klasik sekali, ruangan dipenuhi dengan asap yang berasal dari tungku dan ada sinar matahari yang masuk dari celah-celah genteng sehingga menimbulkan efek roll yang bagus sekali dan natural.

Konsep yang kedua adalah dengan obyek seorang laki-laki tua yang sedang merapihkan jala didepan rumahnya. Lokasi ini diluar ruangan jadi sangat banyak cahaya.

untuk kali ini saya puas sekali, senior-senior di KOMFAC sangat sabar sekali menjelaskan dan menguraikan trik-tirk dalam fotografi.



Jumat, 18 Januari 2013

Jakarta Darurat Banjir, 17 Januari 2013


Hujan mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya dari malam hari hingga siang. Hampir seluruh wilayah Jakarta terendam air, lalu lintas di ibukota jadi korban, lalu lintas kereta api pun kena imbasnya. Dan boleh dikatakan Jakarta saat itu lumpuh, sampai-sampai tempat ngantornya presiden kita Istana Negara pun kebagian juga. Dan pemerintah pusat pun mengumumkan status Jakarta Darurat Banjir.

Kejadian ini hampir sama seperti pada tahun 2007 dan banyak yang bilang ini banjir 5 tahunan suatu siklus yang wajar. Gile juga....

Tidak cuma lalu lintas jalan raya dan rel kereta api, lalu lintas selular pun terhambat. Banyak sinyal yang "lemot" sehingga telekomunikasi terganggu. Dan saat itu semua status jejaring sosial tertulis status yang sama. Semua mengeluh soal banjir dan memberi semangat untuk korban banjir.

Tol dalam kota terendam banjir

Salah satu icon Jakarta terendam banjir dan sampai malam hari pun banjir itu belum surut juga.

 Jl. Thamrin lumpuh total

Banyak sebab dari kejadian ini, kalo seluruh masyarakat sudah tidak peduli dengan lingkungan/alam jangan pernah menyalahkan alam apabila alam juga sudah tidak peduli dengan kita. Dan dari kejadian ini diberitakan 5 orang tewas dan 15 ribu orang lebih mengungsi. Ini harus menjadi bahwan evaluasi kita, kalo kita haruslah peduli dengan lingkungan sekitar dengan menjaga kelestarian dan kebersihan.

sumber foto : detiknews.com

Jumat, 11 Januari 2013

Perpanjangan STNK

Besok tgl 12 Januari 2013 pajak STNK motorku habis dan harus diperpanjang kembali. Untuk menghemat waktu hari ini aku cuti untuk proses perpanjangan STNK karena hari sabtu besok aku ada kegiatan.

Aku berangkat dari rumah seperti biasa (maksudnya jam berangkat sama seperti pergi ngantor), jam 08.30 WIB aku sudah sampai di kantor SAMSAT Kab. Bekasi di daerah Pasir Gombong-Cikarang. Setelah parkir motor dan lain sebagainya aku menuju loket untuk minta formulir perpanjangan. Formulir sudah diterima, aku menuju meja yang memang sudah disediakan oleh kantor SAMSAT untuk mengisi formulir yang aku minta tadi. Sebelum ke loket untuk ambil formulir, aku ditawari oleh tukang parkir "pak, mo dibantu prosesnya". Baik sekali tukang parkir itu? Pikirku... Tapi tentunya bantuannya ga gratis lah... Masa seh dah ngambil cuti prosesnya masih dibantu orang lain.

Cerita si tukang parkir yang baik hati pun selesai sudah. Aku lanjutkan mengisi formulir yang sudah kuminta tadi. Seletal kuisi lengkap dan melampirkan dokumen pendukung, aku kembali ke loket untuk memastikan kalau dokumen pendukung sudah lengkap. Setelah dinyatakan lengkap aku diminta untuk menuju loket PENDAFTARAN guna menyerahkan dokumen tadi. Pada loket PENDAFTARAN aku menyerahkan dokumen dan diminta untuk menunjukkan BPKB Asli. Setelah kuserahkan dokumen yang diminta aku diberikan no antrian.

No antrian sudah didapat, waktunya untuk menunggu panggilan. Sambil menunggu panggilan aku melihat situasi bagian dalam kantor SAMSAT, didalam kantor ini aku bilang nyaman. Beberapa fasilitas tersedia, seperti tempat bermain anak, loket antrian untuk ibu hamil/manula/orang cacat, Wi-Fi, lemari pendingin air gratis, koran Harian Pelita yang bisa diambil gratis dan ruangan ber-AC.
 fasilitas Wi-Fi dapat diakses
tempat bermain anak
koran yang bisa dmiliki secara gratis

Hampir satu jam menunggu, akhirnya dipanggil juga. Aku menuju loket yang disebukan dalam panggilan. Petugas menyebutkan biaya yang harus dibayar totalnya Rp. 233.000, aku menyerahkan uang sebesar Rp. 235.000, setelah kubayar meninggalkan loket karena aku pikir uang kembalian tidak dikembalikan, eh ternyata namaku dipanggil lagi karena ada kembalian pembayaran. Wuih... Benar-benar berubah, kejujuran adalah yang utama.

Setelah pembayaran selesai aku keluar untuk menunggu panggilan di loket Penyerahan STNK. Pukul 09.51 namaku dipanggil. Akhirnya selesai juga penantian di loket Penyerahan STNK.

Dan yang perlu diperhatikan untuk proses perpanjangan STNK, ga perlu menggunakan calo atau jasa orang lain. Urus aja sendiri gampang koq dan tempatnya nyaman. Cuma sabar aja kuncinya dan bikin kesibukan sendiri waktu menunggu panggilan.

Dan satu lagi, petugas dan kantornya juga sudah banyak perubahan. Mungkin karena efek kasus simulator kali yah...

Kamis, 03 Januari 2013

Gowes Cibarusah - Pasir Awi (Prasasti Batu Tapak)


Setelah gowes ke Sukamakmur kemaren (23 Desember 2012), ternyata di Jonggol itu ada sebuah Prasasti, dimana orang menyebutnya Prasasti Pasir Awi atau Prasasti Batu Tapak.

Prasasti Batu Tapak karena tepat diatas batu tersebut tercetak sepasang telapak kaki manusia.


 Penasaran dengan prasati tersebut dan lokasinya, nyoba search di google maps, akhirnya dapat juga. Kalo kita mulai dari SPBU Jonggol (KM 0) ada dua jalan menuju lokasi tersebut.
Pertama, kita menyusuri jalur yang menuju Sukamakmur. Dimana jalan ini lebihnya nyaman karena jalan beraspal dan juga jalan ini lebih dikenal oleh orang banyak.
Yang kedua, setelah melewati KM 0 Jonggol kurang lebih 200 meter belok kanan masuk jalan Singajaya yang nantinya jalan ini pabila ditelusuri akan tembus ke jalan Singajaya – Cibodas.





Berharap pulang akan menikmati jalan aspal, akhirnya saya memilih jalan alternative yang ke dua. Dimana sebelum jalan ini menuju Desa Cibodas saya sudah cukup mengenal jalan ini, namun setelah melewati kantor Desa Cibodas ujian dimulai….

Ternyata jalan yang dipilih cukup menyiksa diri, sepanjang jalan yang dimulai dari Kantor Desa Cibodas adalah jalan berbatu dan menanjak cukup terjal. Dan jalan berbatu ini ternyata sampai pada jalan keluar menuju sukamakmur.



Setelah hamper 4 jam disiksa dengan tanjakan, akhir sampai juga ditujuan PRASASTI PASIR AWI. Tidak tahu sudah berapa banyak berhenti dijalan untuk istirahat, sudah berapa CC air yang disedot dari kantong air untuk menghilangkan dahaga, dan kesunyian jalan yang menemani dan ke”angkeran” hutan lindung Gunung Karang yang menyelimuti gowes hari itu.
Saya mampir sejenak disebuah warung kecil untuk beristirahat dengan memesan segelas teh manis hangat. Pada tukang warung saya nanya sedikit soal letak TKP yang dituju. Dia bilang "ga jauh lagi koq pak, 50 meter lagi juga sampe"

Ok deh kalo gitu, saya rebahan dulu.... kurang lebih 30 menit saya beristirahat di warung itu saya lanjutkan perjalanan menuju TKP....





Akhirnya tercapai juga keinginan melihat Situs Purbakalan PRASASTI PASIR AWI/BATU TAPAK. dan gowes kali ini merupakan gowes di penghujung tahun 2012